Logo

SMP TQ Muadz Bin Jabal Kendari

TERAKREDITASI A (UNGGUL)

SMPTQ Muadz Bin Jabal Ikuti Orientasi P3LP

24 August 2026 | 114 views

Share :
SMPTQ Muadz Bin Jabal Ikuti Orientasi P3LP

SMPTQ Muadz Bin Jabal Ikuti Orientasi Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis bagi First Aider

Kendari, 22 Agustus 2026 — SMPTQ Muadz Bin Jabal turut berpartisipasi dalam kegiatan Orientasi Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) bagi First Aider Jenjang SMP/SMA yang digelar pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Kendari bersama Puskesmas Mokoau sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan sekolah yang sehat, aman, sekaligus lebih peduli terhadap kondisi psikologis siswa.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya mengenali kondisi psikologis siswa sejak dini. Peserta juga diajak memahami bagaimana memberikan respons awal yang tepat ketika menemukan siswa yang sedang menghadapi masalah, tekanan, atau kondisi yang dapat memengaruhi kesehariannya.

Materi yang diberikan mencakup pemahaman mengenai tingkatan luka psikologis, mulai dari deviant, distress, disfungsi, hingga dangerous. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai gejala yang mungkin muncul ketika persoalan psikologis tidak mendapatkan perhatian dan penanganan yang memadai.

Tidak hanya dari sisi perilaku, luka psikologis juga dapat terlihat melalui perubahan pada kondisi fisiologis, perasaan, pola pikir, perilaku, maupun hubungan sosial seseorang. Karena itu, kepekaan warga sekolah menjadi salah satu hal penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung kesehatan mental siswa.

Orientasi ini juga membahas beberapa komponen yang perlu dibangun di lingkungan sekolah, di antaranya kesadaran para pemangku kepentingan, kebijakan yang mendukung sekolah sejahtera, guru dan siswa yang memiliki keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan awal, serta adanya SOP atau alur penanganan siswa yang membutuhkan bantuan.

Salah satu bagian yang menarik dalam kegiatan ini adalah pengenalan peran siswa sebagai first aider atau penolong pertama bagi teman di lingkungan sekolah. Peran tersebut mencakup empat langkah utama, yaitu persiapan, memperhatikan, mendengarkan, dan menghubungkan.

Seorang first aider tidak dituntut untuk menyelesaikan seluruh persoalan yang dihadapi temannya. Yang lebih penting adalah mampu mengenali perubahan kondisi, memberikan ruang untuk bercerita, mendengarkan dengan empati tanpa menghakimi, kemudian menghubungkan siswa tersebut dengan guru atau pihak sekolah yang dapat memberikan bantuan lebih lanjut.

Bagi SMPTQ Muadz Bin Jabal, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya sekolah yang lebih peka terhadap kebutuhan siswa. Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga bagaimana sekolah dapat menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh.

Melalui pembekalan ini, diharapkan warga sekolah semakin memiliki kepedulian terhadap kesehatan psikologis di lingkungan pendidikan dan mampu memberikan dukungan awal secara tepat sebelum siswa mendapatkan penanganan lebih lanjut dari pihak yang berkompeten.

Kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kota Kendari, Puskesmas Mokoau, dan SMPTQ Muadz Bin Jabal melalui kegiatan ini menjadi langkah positif dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan psikologis seluruh warga sekolah.

Ditulis oleh: Ilham Hattab

Komentar

0 komentar pada artikel ini
Tinggalkan Komentar
Komentar akan dimoderasi sebelum ditampilkan
Belum Ada Komentar

Jadilah yang pertama memberikan komentar pada artikel ini!


← Kembali ke Daftar Berita
GALERI FOTO
LINK TERKAIT